PERPUSTAKAAN UIN MADURA

Perpustakaan Religius, Kompetitif dan Kolaboratif

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Statistik
  • Bantuan
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Mengembangkan Ranah Afektif Siswa MTs Nasyrul Ulum Bagandan Pamekasan

AHMAD MUSYAFFAK - Nama Orang;

ABSTRAK
Ahmad Musyaffak, 2014 “Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Mengembangkan Ranah Afektif Siswa MTs Nasyrul Ulum Bagandan Pamekasan” Skripsi, program studi Pendidikan Agama Islam, jurusan Tarbiyah,
Pembimbing : Dr. Atiqullah, S.Ag, M.Pd.
Kata kunci : Strategi, Akidah Akhlak, Ranah Afektif.
Secara umum pendidikan akhlak mulia sebagai perekat akhlak bangsa sesungguhnya dapat terwujud dengan sendirinya jika model pendidikan akhlak yang dicontohkan nabi Muhammad SAW.
Adapun setiap materi yang diajarkan kepada peserta didik mengandung nilai-nilai yang terkait dengan perilaku kehidupan sehari-hari, seperti materi akhlak, dan untuk aspek akhlak ini selain dikaji masalah yang bersangkutan dengan aspek pengetahuan, aspek fungsionalnya diutamakan pada aspek sikap, sehingga kelak siswa mampu bersikap sebagai seorang muslim yang berakhlak mulia. Kemudian nilai-nilai afektif inilah yang ada dalam materi akhlak dan harus tertanamkan pada peserta didik dalam Pendidikan Agama. Harun Nasution mengatakan, “Pendidikan agama banyak dipengaruhi oleh trend barat, yang lebih mengutamakan pengaturan dari pada pendidikan moral, padahal intisari dari pendidikan agama adalah pendidikan moral”.
Bersikap inilah yang kemudian harus disertai strategi belajar mengajar yang sudah didahului oleh konsep bermain dan belajar. Apabila bermain memberikan kebebasan, dan belajar mengajak seorang anak untuk memahami, maka bersikap adalah mempertahankan prisip dan menunjukkan keinginan yang lahir dari dalam diri secara bertanggung jawab.
Dari konteks diatas, masalah-masalah yang dikaji dirumuskan sebagai berikut; pertama, Bagaimana metode yang diterapkan guru mata pelajaran Aqidah Akhlaq dalam mengembangkan ranah afektif siswa di MTs Nasyrul Ulum Bagandan Pamekasan?, Kedua, Bagaimana hambatan yang dialami oleh guru Aqidah Akhlak dalam mengembangkan ranah afektif siswa di MTs Nasyrul Ulum Bagandan Pamekasan?. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode-metode yang digunakan guru akidah akhlak di MTs Nasyrul Ulum, dalam upaya pengembangan ranah afektif siswa dan apa saja hambatan-hambatan yang di alaminya.
pengkajian dan pembahasan, baik secara teoritis maupun empiris mengenai penelitian yang berjudul Strategi guru Akidah Akhlaq dalam mengembangkan ranah afektif siswa MTs Nasyrul Ulum, maka peneliti atau penulis memberikan kesimpulan bahwa, Strategi guru Akidah Akhlaq dalam mengembangkan ranah afektif siswa MTs Nasyrul Ulum,dilakukan oleh guru dengan metode pembiasaan dan metode pengamatan, dengan demikian metode pembiasaan dan metode pengamatan dirasa dapat mengembangkan sikap siswa terhadap pembelajaran Aqidah Akhlaq, khususnya di MTs Nasyrul Ulum. Selain itu dilakukan juga dengan cara memaksimalkan proses belajar mengajar yang di kaitkan dengan sikap disertai dengan penguasaan terhadap unsur-unsur pembelajaran yang meliputi tujuan, materi, kegiatan, metode, sumber, media serta alat evakuasi belajar. Serta membuat langkah-langkah pembinaan sikap yang meliputi perencanaan dan penilaian. Unsur-unsur dan langkah tersebut dilakaukan agar pembinaan moral dapat memberikan hasil yang maksimal. Dalam hal ini campur tangan orang tua sangat di perlukan karena sumber moral berada didalam keluarga itu sendiri bila orang tua bisa membina sikap mereka maka di dalam lingkungan lembanga akan meneruskan langkah mereka untuk berjalan dan mencapai pada yang diinginkannya,
Faktor-faktor yang mepengaruhi pembinan aranah afektif siswa di MTs Nasyrul Ulum, latar belakang siswa, kurangnya kekompakan guru dalam pembinaan moral khususnya kotrol dan pengawasan guru yang terkait dengan siksp siswa, pengunaan sarana dan prasarana ibadah yang kurang maksimal serta belum maksimalnya kerjasama atara sekolah dengan walimurid. Dalam pemecahannya dibutuhkan komitmen bersama dalam bentuk kerjasama orang tua, masyarakat sekolah, ditambah dengan usaha dan gagasan guru Aqidah Akhlaq untuk selalau memfungsikan sarana yang mampu mununjang proses pendidikan seperti mushola, serta kreatifitas dan pengembangan dalam kegiatan pendidikan.


Ketersediaan
#
Perpustakaan IAIN Madura 1120140130 Ahm S
1120140130
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1120140130 Ahm S
Penerbit
Pamekasan : STAIN Pamekasan Press., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SKRIPSI PAI 2014
RANAH AFEKTIF
Info Detail Spesifik
130
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

  • Daftar Mandiri
  • Area Anggota
  • Penghitung Pengunjung
  • Cek Denda
  • Survei
  • Masuk Administrator
PERPUSTAKAAN UIN MADURA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menyediakan sumber informasi dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu informasi untuk pendidikan atau pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pengecekan Denda
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?