PERPUSTAKAAN UIN MADURA

Perpustakaan Religius, Kompetitif dan Kolaboratif

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Statistik
  • Bantuan
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pandangan Masyarakat Tentang Nganyare Kabin Setelah Lahirnya Anak Zina Perspektif Hukum Islam di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan

ST. ROMLAH - Nama Orang;

ABSTRAK

St. Romlah, “ Pandangan Masyarakat Tentang Nganyare Kabin Setelah Lahirnya Anak Zina Perspektif Hukum Islam di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan “ Sikripsi Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah, Jurusan Syari’ah, Pembimbing : Dra. Siti Musawwah, M.Hum.
Kata kuci: Nganyare Kabin setelah lahirnya anak zina, Perspektif Hukum Islam.
Pernikahan merupakan perjanjian antara calon suami istri untuk membolehkan bergaul sebagai suami istri guna membentuk suatu keluarga Sakinah Mawaddah Warohmah. Namun untuk mewujudkan perkawinan yang sakinah, mawaddah, warohmah tidaklah mudah, seperti perkawinan yang disebabkan oleh perzinahan sebagaimana mana yang terjadi pada masyarakat Larangan Badung Kalau ada perempuan hamil karena zina dia langsung diwinkan dengan laki-laki yang menghalinya, tetapi setelah anak lahir mereka dikawinkan kembali karena masyarakat Larangan Badung beranggapan bahwa akad yang dilaksanakan sebelum anak zina itu lahir dianggap tidak sah, oleh karena itu harus dilaksanakan akad baru setelah lahirnya anak diluar nikah.
Dari konteks diatas, masalah yang dikaji dirumuskan sebagai berikut: pertama, bagaimana pandangan Masyarakat tentang Nganyare Kabin setelah lahirnyan anak zina di desa larangan badung kecamatan palengaan kabupaten pamekasan ?, Kedua, bagaimana argumentasi masyarakat tentang Nganyare Kabin setelah lahirnya anak zina di desa larangan badung kecamatan palengaan kabupaten pamekasan ?, ketiga bagaiman perspektif hukum islam atas pandangan masyarakat tentang Nganyare Kabin setelah lahinya anak zina?.
Penelitian ini bersifat deskriptif sehingga metode yang dipakai kulitatif hasil penemuan dari penelitian ini adalah:Pertama, Nganyare Kabin setelah lahirnya anak zina merupakan hal yang wajar selagi tidak merusak akad nikah sebelumnya. Pelaksanaan Nganyare Kabin setelah lahirnya anak zina merupakan hal yang wajib, sealian itu pelaksanaan tersebut merupakan hal yang lumrah, kedua pelaksanaan tersebut dipercaya untuk memperkohkoh hubungan suami istri yang melaksanakan pernikahan karena hamil duluan. Pelaksanaan Nganyare Kabin Setelah lahirnya Anak Zina merupakan keinginan keluarga dan kedua pasangan untuk melegalkan pernikahan yang sebelumnya dilaksanakan secara sirri. Selain itu pelaksanaan Nganyare Kabin setelah lahirnya anak zina meruapakan untuk menghindari omongan-omongan negatif tentang pernikan hamil diluar nikah, dan bentuk kehati-hatian hukum terhadap pernikahan wanita hamil diluar nikah. Ketiga Hukum pernikahan pelaku pezina dapat disimpulkan bawha menurut Imam Syafii dan Abu Hanifah menganggap pernikahan wanita hamil diluar nikah sah tanpa mengulang lagi pernikahannya, sedangakan menurut Imam Malik menilai bahwa siapa yang berzina dengan seseorang kemudian dia menikahinya, maka hubungan seks keduanya adalah haram, kecuali dia melakukan akat nikah yang baru, setelah selesai iddah dari hubungan yang sah tersebut.
Oleh karena itu, rekomendasi dari penelitian ini adalah pandangan lebih luas kepada masyarakat desa larangan bandung tentang pelaksanaan pernikahan wanita hamil diluar nikah dan hukum Nganyare Kabin setelah lahirnya anak zina.


Ketersediaan
#
Perpustakaan IAIN Madura (RUANG SKRIPSI) 212017044 Sit P
212017044
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
212017044 Sit P
Penerbit
Pamekasan : STAIN Pamekasan Press., 2017
Deskripsi Fisik
vii+87 hlm, 22x29,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SKRIPSI AHS 2017
Info Detail Spesifik
44
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

  • Daftar Mandiri
  • Area Anggota
  • Penghitung Pengunjung
  • Cek Denda
  • Survei
  • Masuk Administrator
PERPUSTAKAAN UIN MADURA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menyediakan sumber informasi dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu informasi untuk pendidikan atau pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pengecekan Denda
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?