Text
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM KETERAMPILAN MENYIMAK PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 PEGANTENAN KABUPATEN PAMEKASAN.
Abstrak
Moh. Rosul, 2020. Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif dalam Keterampilan Menyimak pada siswa kelas VIII di SMPN 1 Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Skripsi, Program Studi TBIN, Fakultas Tarbiyah, IAIN Madura, Pembimbing : Siti Azizah, M.Pd.
Kata Kunci : Implementasi, Pembelajaran Kooperatif, Keterampilan menyimak.
Pembelajaran kooperatif adalah proses terjadinya interaksi belajar yang sangat menyenangkan dimana siswa dituntut untuk bisa saling berbagi gagasan atau menyatukan pemahaman yang berbeda dengan cara dibentuk kelompok kecil antara 4-5 teman dalam kegiatan pembelajaran yang akan berlangsung. Pembelajaran kooperatif sangat membantu guru untuk siswa bisa mempunyai keterampilan menyimak materi pelajaran dengan baik. Keterampilan menyimak adalah suatu proses belajar fokus dalam mendengarkan suatu ilmu pengetahuan yang disampaikan baik melalui ceramah, televisi, radio, dan sejenisnya. sehingga, menjadi lebih mudah untuk siswa dalam memahami mata pelajaran yang dipelajari.
Berdasarkan hal tersebut, maka ada dua permasalahan yang menjadi pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, bagaimana implementasi model pembelajaran kooperatif dalam keterampilan menyimak pada siswa kelas VIII di SMPN Pegantenan Pamekasan; kedua, Apa saja yang menjadi faktor penunjang dan penghambat dalam implementasi model pembelajaran kooperatif dalam keterampilan menyimak pada siswa kelas VIII di SMPN 1 Pegantenan Pamekasan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informannya adalah guru bahasa Indonesia, dan siswa kelas VIII di SMPN 1 Pegantenan Pamekasan. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi, analisis kasus negatif dan uraian terperinci.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pertama, dengan adanya pembelajaran kooperatif yang di bentuk seperti kelompok kecil ini dari siswa yang di campur bawah, menengah, atas dari segi intelektualnya bisa saling mengisi serta berkontribusi mengenai materi yang mereka pelajari. Kedua, materi pelajaran akan mudah dipahami melalui model pembelajaran kooperatif ini karena siswa bisa menyimak dengan baik dan tampil percaya diri serta mampu menyampaikan gagasan sesuai dengan materi ajar yang telah dipelajari. Ketika menjadi perwakilan dari kelompok diskusinya untuk presentasi kedepan secara bergantian hasilnya pun akan maksimal bagi siswa yang berbicara atau yang mendengarkan ketika siswa sudah bisa menyampaikan gagasan dengan baik.
Tidak tersedia versi lain