PERPUSTAKAAN UIN MADURA

Perpustakaan Religius, Kompetitif dan Kolaboratif

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Statistik
  • Bantuan
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

, Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kondisi Emosional Anak Usia Dini di Dusun Polay Pamekasan,

Wahyu Alfin Huda - Nama Orang;

Kata Kunci: Pola Asuh, Orang Tua, Emosional Anak.
Keluarga merupakan lembaga sosialisasi yang pertama bagi anak. Keluarga
memberikan dasar pembentukan tingkah laku, watak, moral dan pendidikan agar
anak kelak dapat menyesuaikan diri, pendidikan dari orang tua merupakan dasar
perkembangan dalam kehidupan anak di kemudian hari.
Berdasarkan hal tersebut, pokok permasalahan yang akan menjadi kajian
dalam penelitian ini. Fokus pertama yaitu: Perbedaan Pola Asuh Orang Tua Di
Dusun Polay Pamekasan. Fokus kedua yaitu: Dampak Pola Asuh Orang Tua
Terhadap Kondisi Emosional Anak Usia Dini Di Dusun Polay Pamekasan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan
Komparatif. Sumber data yang digunakan oleh peneliti berupa wawancara (semi
terstruktur) kepada pihak yang bersangkutan, observasi dan dokumentasi, dengan
informan orang tua dan anak. Sedangkan untuk pengecekan keabsahan data melalui
sumber dan triangulasi.
Hasil penelitian ini yang telah dilakukan menunjukkan bahwa: pola asuh yang
diterapkan oleh orang tua di dusun polay berbeda beda dan Setiap pola asuh dapat
membentuk emosional anak yang berbeda beda, pola asuh merupakan pola perilaku
yang dirasakan oleh anak dari segi positif atau negatif. Peneliti menemukan
perbedaan pola asuh yang berbeda yang diterapkan kepada anaknya diantaranya
pola asuh otoriter, permisif, demokratis dan ada juga yang menggunakan dua pola
asuh demokratis dan permisif. Dari perbedaan pola asuh itu akan membentuk
emosional anak yang berbeda beda terhadap emosional anak. Pola asuh otoriter
membentuk emosi anak yang pendiam, sering bengong sendiri dan menjadi pribadi
yang pemalu. Pola asuh permisif membentuk emosi yang labil, cengeng, susah
diatur dan suka jail. Pola asuh demokratis membentuk emosi anak yang percaya
diri, disiplin dan mudah akrab dengan teman baru. Pola asuh permisif dan
demokratis membentuk emosi yang stabil, ceria, mempunyai kepercayaan yang
tinggi, mudah berinteraksi dengan orang lain


Ketersediaan
#
Perpustakaan IAIN Madura (TUGAS AKHIR) 192022045 WAH P
192022045
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
192022045 WAH P
Penerbit
Pamekasan : IAIN Madura., 2022
Deskripsi Fisik
xii+66, 21x29, 5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
192022045
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SKRIPSI BKPI 2022
Info Detail Spesifik
045
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

  • Daftar Mandiri
  • Area Anggota
  • Penghitung Pengunjung
  • Cek Denda
  • Survei
  • Masuk Administrator
PERPUSTAKAAN UIN MADURA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menyediakan sumber informasi dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu informasi untuk pendidikan atau pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pengecekan Denda
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?