Text
Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen Dengan Menggunakan Media Buku Cerita Pada Siswa Kelas IV Di SDN Banjar 1 Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang
Kata Kunci : Media Buku Cerita, Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya penggunaan media
pembelajaran yang mampu dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen pada
siswa kelas IV rendah. Dimana media pembelajaran ini sangat bermanfaat bagi guru
maupun siswa agar lebih mudah untuk berpikir, mengarang, dan berimajinasi, serta
mengoptimalkan kemampuan siswa. Media yang diharapkan menarik yaitu buku
cerita . berkaitan dengan kegiatan menulis cerpen, media ini sangat diperlukan
untuk membantu siswa mempermudah menulis cerpen.
Berdasarkan hal tersebut maka ada dua fokus yang menjadi kajian utama
dalam penelitian ini, yaitu: pertama Bagaimana cara meningkatkan keterampilan
menulis cerpen dengan menggunakan media buku cerita pada siswa kelas IV SDN
Banjar 1 Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang? kedua Apa saja kendala
dan solusi dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen dengan menggunakan
media buku cerita pada siswa kelas IV SDN Banjar 1 Kecamatan Kedungdung
Kabupaten Sampang?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ialah wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis dengan analisis data
melalui 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) display data, 4) penarikan
kesimpulan. Kemudian seluruh data di cek keabsahannya berdasarkan derajat
kepercayaan yang meliputi perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan, dan
triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, cara meningkatkan
keterampilan menulis cerpen dengan menggunakan media buku cerita pada siswa
kelas IV SDN Banjar 1 Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang, siswa
cenderung tidak antusias dalam mengikuti pembelajaran menulis cerpen,
kurangnya penggunaan media pembelajaran, siswa cenderung tidak mampu
berpikir dan mengarang dalam menulis cerpen, siswa merasa malu apabila disuruh
mencoba menulis cerpen dan malu apabila disuruh maju untuk membaca hasilnya.
Kedua, implementasi penggunaan media buku cerita dalam meningkatkan
keterampilan menulis cerpen, awalnya peneliti melakukan pendekatan kepada
siswa. Kemudian peneliti memberikan materi yaitu, menulis cerpen. Setelah itu
peneliti mulai memberikan arahan untuk menulis cerpen dengan media buku cerita
yang sudah disiapkan. Selanjutnya siswa diberi kesempatan untuk mencoba
menulis cerpen dengan duku cerita, kemudian tampil untuk membacakan hasilnya.
Disini terlihat siswa merasa senang bisa belajar sambil berimajinasi
Tidak tersedia versi lain