Text
anajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Berbasis Metode Tikrar di Majelis Tahfidzul Qur’an, Rumah Barokah Qur’an Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep,
Kata Kunci: Manajemen Pembelajaran, Pembelajaran Tahfidz al-Qur’an,
Metode Tikrar
Majelis Tahfidzul Qur’an merupakan salah satu pendidikan non formal yang
memfokuskan pada pendidikan agama dan al-Qur’an terutama pada program
tahfidz. Menerapkan metode tikrar dalam proses pembelajaran tahfidz al-Qur’an
dan memiliki peserta didik yang mencakup segala umur dari 7 tahun hingga dewasa.
Adanya manajemen pembelajaran tahfidz al-Qur’an berbasis metode tikrar yang
diterapkan, proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar sehingga tujuan dapat
tercapai serta peserta didik dapat mencapai target hafalan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hal tersebut, terdapat dua fokus penelitian yang menjadi kajian
pokok dalam penelitian ini. Pertama, bagaimana pelaksanaan manajemen
pembelajaran tahfidz al-Qur’an berbasis metode tikrar di Majelis Tahfidzul Qur’an,
Rumah barokah Qur’an Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep. Kedua,
apa saja faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan manajemen pembelajaran
tahfidz al-Qur’an yang berbasis metode tikrar di Majelis Tahfidzul Qur’an, Rumah
Barokah Qur’an Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data
yang diperoleh melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi.
Narasumber dalam penelitian ini yaitu pengasuh lembaga, wakil pengasung
lembaga, dan pengajar tahfidz al-Qur’an. pengecekan dan keabsahan data dalam
penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik/ metode.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, manajemen pembelajaran
tahfidz al-Qur’an berbasis metode tikrar yaitu perencanaan pembelajaran yang
meliputi penentuan sumber daya manusia dan target hafalan peserta didik,
pelaksanaan pelatihan dan bimbingan penerapan metode tikrar, penyusunan tata
tertib pembelajaran, persiapan sarana prasana dan penyiapan materi pembelajaran.
Pengorganisasian pembelajaran yang meliputi pembuatan struktur organisasi,
pengelompokan pembelajaran peserta didik sesuai program tahfidz dan tingkat
hafalan. Pelaksanaan pembelajaran yang meliputi dua sesi, pada sesi kedua terbagi
menjadi tiga tahap kegiatan. Dan evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan secara
rutin dan evaluasi hasil belajar peserta didik dalam bentuk ujian. Kedua, faktorfaktor yang memengaruhi keberhasilan manajemen pembelajaran tahfidz al-Qur’an
berbasis metode tikrar yaitu dukungan orang tua, kesungguhan, semangat, motivasi
peserta didik, dan sarana prasarana yang memadai
Tidak tersedia versi lain