Text
Analisis Wacana Presiden Tiga Periode Perspektif Van Djik di Instagram Tvonenews Studi 22 dan 26 Maret 2021
Kata Kunci: Analisis Wacana, Presiden Tiga Periode.
Analisis wacana tidak pada dalam pertanyaan "apa" melainkan pada
"bagaimana" dari sebuah pesan atau teks komunikasi. Lewat analisis wacana, kita
akan tahu bukan hanya bagaimana teks isi berita, melainkan bagaimana dan
mengapa pesan itu dihadirkan. Kegiatan analisis wacana yang peneliti lakukan
yaitu terhadap berita terkait wacana Presiden tiga periode di instagram Tvonenews
studi 22 dan 26 Maret 2021 dengan menggunakan analisis wacana kritis model
Van Dijk. Berdasarkan hal tersebut, ada 2 fokus penelitian yang akan peneliti
lakukan disini. Pertama bagaimana struktur teks wacana Presiden tiga periode
dalam Instagram Tvonenews, kedua bagaimana kognisi sosial dan konteks sosial
dalam wacana Presiden tiga periode di Instagram Tvonenews.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sedangkan
jenis penelitiannya yakni penelitian Pustaka (libray research). Penelitian ini
membahas teks, kognisi sosial dan kontek sosial dari postingan instagram
Tvonenews terkait wacana Presiden tiga periode dengan menggunakan teori
analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk. Sumber data yang peneliti peroleh
melalui proses dokumentasi dan observasi dari postingan instagram Tvonenews
terkait wacana Presiden tiga periode.
Penelitian ini menghasilkan wacana sebagai berikut: wacana yang dipilih
oleh Tvonenews dengan menampilkan sikap Presiden Jokowi menolak tiga
periode. Pro dan kontra wacana presiden tiga periode baik dari komentar M.
Qodari yang menyetujui adanya Presiden tiga periode, Profesor Armin setuju tiga
periode bila dilakukan untuk kepentingan bersama, dan komentar Djayadi Hanan
yang menolak tiga periode dengan alasan undang-undang pemilu yang belum
diamandemen. Adapun postingan kedua Tvonenews menampilkan sikap pro dan
kontra dari kasus yang sama mengenai wacana Presiden tiga periode dengan
menghadirkan komentar Megawati dan Jokowi yang memilih sikap membantah
terhadap pengusung wacana Presiden tiga periode. Kemudian menghadirkan
komentar Mardani Ali Sera yang mengkritisi sikap Presiden Jokowi dan Ahmad
Basarah yang memilih sikap membela Megawati dan Jokowi atas penolakannya
terhadap wacana Presiden tiga periode.
Tidak tersedia versi lain