Text
Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Membina Mental Hygiene Siswa di MTs Al-Abror Desa Blumbungan
Kata Kunci: Kesehatan Mental
Kesehatan mental yang dirumuskan oleh para ahli tidak sama, yang
berbeda atau bertentangan satu lain.Kesehatan mental adalah kemampuan untuk
menyesuaikan diri dengan diri sendiri dengan orang lain dan masyarakat serta
lingkungan di mana ia hidup. Meliputi sistem tentang prinsip-prinsip, peraturanperaturan, dan prosedur-prosedur. Orang sehat mentaknya adalah orang dalam
rohani atau hatinya selalu tenang, aman, dan tentram.mengenai kesehatan mental
yang dirumuskan oleh para ahli tidak sama, namun pada dasarnya tidak berbeda
atau bertentangan satu lain mengenai pengertian dimaksudkan.
Terdapat dua focus dalam penelitian ini.Pertama, bagaimana karakter
siswa yang mempunyai mental sehat di MTs Al-Abror Desa Blumbungan.Kedua,
upaya apa saja yang telah dilakukan guru BK untuk membina mental sehat di
MTs Al-Abror Desa Blumbungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
memaparkan Peran guru bimbingan dan konseling dalam membina mental
hygiene siswa di MTs Al-Abror Desa Blumbungan. Peneliti menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskripstif. Peneliti memperoleh data dari
observasi, wawancara, dan dokumentasi, informan penelitian ini adalah kepala
sekolah, guru BK, dan siswa kelas VIII di MTs Al-Abror Desa Blumbungan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwasanya, peran guru
bimbingan dan konseling dalam membina mental hygiene siswa di MTs Al-Abror
Desa Blumbungan yaitu peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam
membina mental hygiene siswa. Terlebih dahulu guru BK melakukan langkah pra
tindakan agar dapat mengetahui kondisi awal peserta didik sebelum diberikan
layanan sehingga dapat mendukung pelaksanaan berjalan dengan lancar dan
sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
Hasil penelitian ini yaitu; pertama karakter siswa yang mempunyai
mental sehat di MTs Al-Abror Desa Blumbungan yaituKarakter siswa yang
tercermin dalam sikap, tingkah laku dan sikapnya. Pribadinya terbentuk dengan
akhlak terpuji, seperti taqwa, tawaddu, tasamuh,semangat berilmu, kerja keras
(tekun), kreatif, dan tidak mudah menyerah serta jauh bahkan tidak memiliki
penyakit hati, seperti riya’, ujub, takabbur, iri, dengki, dan sifat tercela lainnya,
dan juga mentalnya yang sehat bisa diukur atau dilihat dari akhlaqul karimahnya,
mungkin akhlaqul karimah yang baik prestasinya juga baikdi sekolahnya.
Kedua;Upaya yang telah dilakukan guru BK untuk membina mental sehat di MTs
Al-Abror yaitu Dengan melaksanakan program pembiasaan yang wajib diikuti
vi
oleh setiap siswa dan melakukan pembinaan atau penyuluhan sebagai upaya
pencegahan menghadapi isu-isu negatif yang sedang berkembang di masyarakat
atau sosial media, yang pertama pendekatan individu terus dilakukan tindakantindakan dan banyak program-program yang kita sodorkan kepada siswa,salah
satunya mulai dari pagi mengaji bersama biarmental mereka sehat dengan
pembiasaan yang dilakukan maka insyaallah mental siswa itu akan tumbuh
dengan sendirinya.Yang ke 2 solat duha berjemaah dan juga sebelum pulang
sekolah mereka solat dzuhur berjemaah,dengan pembiasaan-pembiasaan tersebut
siswa nanti kelak di masyarakat insyaAllah dengan pembiasaan akan biasa
dimasyarakat,mental akan sehat dengan sendirinya selain program itu juga ada
lintas minat.
Tidak tersedia versi lain