Text
Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Kepercayaan Diri Siswa di SMA Negeri 2 Pamekasan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan
Kata Kunci: Keluarga Broken Home, Kepercayaan Diri
Terdapat tiga fokus yang menjadi kajian utama dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana kepercayaan siswa dari keluarga broken home terhadap kepercayaan diri siswa di SMA Negeri 2 Pamekasan? 2) Bagaimana dampak keluarga broken home terhadap kepercayaan diri siswa di SMA Negeri 2 Pamekasan? 3) Bagaimana upaya guru BK dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa dari keluarga broken home di SMA Negeri 2 Pamekasan?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan prosedur pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Sedangkan untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan perpanjangan pengamatan, ketekunan peneliti, dan triangulasi sumber dan triangulasi metode.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, mayoritas siswa memiliki kepercayaan diri rendah dan minoritas siswa juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Kedua, bagi siswa yang memiliki kepercayaan diri yang rendah berdampak negatif terhadap dirinya, yaitu: sulit mengontrol emosi, minder dan malu dengan temannya yang memiliki keluarga harmonis, dan sering berfikir irasional. Sedangkan siswa yang memiliki kepercayaan diri tinggi justru berdampak positif terhadap dirinya, yaitu: memiliki mental yang kuat, lebih mandiri, dan akan lebih bersikap optimis. Ketiga, upaya guru BK dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa yaitu dengan memberikan suatu layanan konseling individual dengan menggunakan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) teknik Cognitive Restructuring (CR).
Tidak tersedia versi lain