Text
Dampak Game Online Mobile Legends terhadap Kontrol Diri Siswa di SMA Negeri 1 Pakong Kabupaten Pamekasan
Kata Kunci : Game Online Mobile Legends, Kontrol Diri, Siswa.
Penelitian ini fokus terhadap tiga permasalahan, yaitu: pertama bagaimana
gambaran kontrol diri siswa yang bermain game online Mobile Legends di SMA
Negeri 1 Pakong, kedua apa faktor yang dapat menyebabkan kecanduan game
online pada siswa di SMA Negeri 1 Pakong, ketiga bagaimana dampak game
online mobile legends terhadap kontrol diri siswa di SMA Negeri 1 Pakong.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif.
Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa, wali kelas, dan guru BK di SMA
Negeri 1 Pakong. Data tersebut diperoleh melalui wawancara, observasi dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan seluruh data
kemudian menganalisis data, menyajikan data dan menarik kesimpulan.
Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi
sumber dan metode.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, gambaran kontrol diri
siswa kelas X IPS yang bermain game online Mobile Legends di SMA Negeri 1
Pakong masih rendah sebab belum bisa memenuhi 2 aspek kontrol diri yakni,
behavioral control dan restrospective control Sedangkan 3 aspek lainnya yakni
cognitive control, decision control, dan informational control masih dapat
dipenuhi.. Kedua, faktor yang dapat menyebabkan kecanduan game online pada
siswa di SMA Negeri 1 Pakong dapat dibedakan menjadi dua, yakni faktor
internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang dapat peneliti temukan
diantaranya adalah keinginan untuk mencapai target, rasa jenuh atau bosan, dan
kurangnya kemampuan mengontrol diri. Sedangkan faktor eksternal yang dapat
peneliti temukan diantaranya adalah lingkungan serta hubungan sosial. Ketiga,
dampak game online Mobile Legends terhadap kontrol diri siswa di SMA Negeri
1 Pakong dapat dibedakan menjadi dua, yakni dampak negatif dan dampak positif.
Dampak negatif yang peneliti temukan diantaranya siswa tidak memiliki
kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang tepat dan
bijak, siswa terisolasi dari sosial atau lingkungan sekitar, siswa tidak memiliki
kemampuan analisa dan penalaran yang baik, serta mengalami penurunan prestasi
akademik. Sedangkan dampak positif yang peneliti temukan adalah siswa
memiliki kerjasama tim yang baik.
Tidak tersedia versi lain