PERPUSTAKAAN UIN MADURA

Perpustakaan Religius, Kompetitif dan Kolaboratif

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Statistik
  • Bantuan
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Problematika psikologis anak dalam Perceraian (Studi Kasus di Desa Tagangser Laok Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan)

Osman - Nama Orang;

Kata Kunci: Psikologis anak, Perceraian
Dalam kompilasi Hukum Islam (KHI) pasal 3, perkawinan bertujuan
untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah,
warahmah. Kehidupan keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah
merupakan impian setiap manusia, melalui pernikahan umat manusia sangat
berharap banyak untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan bahagia. Pada
Tahun 2017 – Tahun 2022 angka perceraian di Kabupaten Pamekasan semakin
meningkat. Pada tahun 2023 terhitung dari bulan Januari – Juli data perkara
perceraian Kecamatan waru terdapat 60 data perceraian. Permasalah dalam
penelitian ini adalah; bagaimana praktek perceraian, faktor-faktor apa saja yang
melatar belakangi terjadinya perceraian, dan bagaimana problematika
psikologis anak dalam perceraian di Desa Tangangser Laok Kecamatan Waru
Kabupaten Pamekasan. unutuk menjawab pemasalah ini dilakukan penelitian
dengan pendekatan kualitatif empiris. Penelitian menghasilkan bahwa sah atau
tidaknya suatu perceraian dalam perspektif Islam di tentukan berdasarkan
pemenuhan syarat dan rukun perceraian berdasarkan madzhab Syafi’iyah.
terdapat lima faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian yaitu; Faktor
kawin paksa/ kawin muda, Faktor ketidak jujuran suami sebelum pernihan,
Faktor ekonomi, Faktor pertengkaran dan percekcokan yang kepanjangan,
Faktor kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan Faktor suami melakukan
perselingkuhan. Ketiga problematika psikologis anak dalam perceraian
dikecamatan waru dari hasil penelitian yang berdasarkan critical teori Jurgen
Habermas ada 10 (sepuluh) dampak psikologis dalam perceraian yaitu;
Kehilangan keinginan untuk berinteraksi sosial, anak akan merasa bersalah,
mudah terpengaruh hal negatif, menjadi lebih posesif, membuat anak setres,
mengalami kesedihan akut, perubahan suasana hati yang parah, perubahan
suasana hati yang parah, Kehilangan fokus dalam beraktifitas, dan
menimbulkan masalah perilaku.


Ketersediaan
#
Perpustakaan IAIN Madura (TUGAS AKHIR) 212023004S2 OSM P
212023004S2
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
212023004S2 OSM P
Penerbit
Pamekasan : IAIN Madura., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
212023004S2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
TESIS HKI 2023
Info Detail Spesifik
004
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

  • Daftar Mandiri
  • Area Anggota
  • Penghitung Pengunjung
  • Cek Denda
  • Survei
  • Masuk Administrator
PERPUSTAKAAN UIN MADURA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menyediakan sumber informasi dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu informasi untuk pendidikan atau pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pengecekan Denda
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?